SMKN 1 Bati-Bati melaksanakan kegiatan Coaching Platform Tata Kelola Sekolah bagi Guru dan Tenaga Kependidikan pada Jumat, 24 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pengelolaan sekolah dan penguatan budaya mutu pendidikan.
Dalam sambutannya, Kepala SMKN 1 Bati-Bati menyampaikan bahwa tata kelola sekolah memiliki peranan yang sangat penting dalam mewujudkan visi dan misi sekolah. Menurut beliau, pengelolaan sekolah yang baik akan mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang efektif, terarah, dan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik.
Beliau juga menekankan bahwa seluruh unsur sekolah, baik guru maupun tenaga kependidikan, memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga dan meningkatkan mutu sekolah melalui pelaksanaan tugas yang profesional dan terukur.
Sebagai narasumber dalam kegiatan ini hadir Dr. Susanti Sufyadi, dosen dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat. Dalam paparannya, beliau menyampaikan materi mengenai Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).
Materi yang disampaikan meliputi pentingnya penerapan budaya mutu di lingkungan sekolah, tahapan pelaksanaan SPMI, serta strategi peningkatan kualitas pendidikan melalui proses evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Narasumber juga menjelaskan bahwa SPMI bukan hanya menjadi tanggung jawab pimpinan sekolah, tetapi harus menjadi budaya kerja seluruh warga sekolah.
Kegiatan berlangsung dengan antusias dan interaktif. Para peserta aktif mengikuti pemaparan materi serta berdiskusi mengenai berbagai tantangan dan upaya peningkatan mutu pendidikan di sekolah.
Melalui kegiatan coaching ini, diharapkan seluruh guru dan tenaga kependidikan SMKN 1 Bati-Bati semakin memahami pentingnya tata kelola sekolah dan penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal dalam mendukung tercapainya sekolah yang unggul, berkualitas, dan berdaya saing.